
Sinergi Satu Yayasan, Guru SMK YPIA Cimanggu Ikuti IHT “Deep Learning” di SMK Farmasi Majenang
MAJENANG, 24 Juni 2025 – Dalam upaya meningkatkan kualitas pembelajaran dan adaptasi terhadap teknologi pendidikan terkini, dewan guru SMK YPIA Cimanggu mengikuti kegiatan In-House Training (IHT) yang bertemakan “Deep Learning”. Kegiatan ini dilaksanakan pada hari Selasa (24/6/2025).
IHT kali ini terasa istimewa karena diselenggarakan di SMK Farmasi Majenang. Diketahui, kedua sekolah vokasi ini bernaung di bawah yayasan yang sama, sehingga kegiatan ini sekaligus menjadi ajang silaturahmi dan penguatan sinergi antar-lembaga pendidikan dalam satu payung yayasan.

Menyelami Konsep Deep Learning
Pesatnya perkembangan kecerdasan buatan (Artificial Intelligence) menuntut pendidik untuk terus memperbarui metode pengajaran. Materi Deep Learning yang diusung dalam IHT ini bertujuan untuk membekali para guru dengan pemahaman mendalam mengenai bagaimana menciptakan pembelajaran yang tidak hanya menyentuh permukaan, tetapi menanamkan pemahaman konsep yang kuat kepada siswa.
Para guru SMK YPIA Cimanggu tampak antusias berkolaborasi dengan rekan-rekan sejawat dari SMK Farmasi Majenang. Mereka saling bertukar pengalaman dan strategi dalam menghadapi tantangan pendidikan vokasi di era digital.
“Karena kita berada dalam satu yayasan, kolaborasi seperti ini sangat strategis. Kita tidak hanya berbagi sumber daya tempat, tetapi juga berbagi ilmu. Harapannya, kualitas pendidikan di SMK YPIA Cimanggu maupun SMK Farmasi Majenang bisa maju beriringan,” ungkap Rifki Aulia Rahman, Kepala SMK YPIA Cimanggu di lokasi kegiatan.
Persiapan Tahun Ajaran Baru

Pelaksanaan IHT pada akhir Juni ini dinilai sangat tepat momentumnya, mengingat sekolah sedang dalam masa jeda semester dan bersiap menyambut Tahun Ajaran Baru.
Ilmu mengenai Deep Learning ini diharapkan dapat langsung diimplementasikan di kelas, sehingga siswa SMK YPIA Cimanggu mendapatkan pengalaman belajar yang lebih bermakna, personal, dan relevan dengan kebutuhan industri masa depan.
Kegiatan ditutup dengan komitmen bersama seluruh guru di lingkungan yayasan untuk terus menjadi “pembelajar sepanjang hayat” demi mencetak generasi emas bangsa.



