
Kreatif dan Ekonomis, Siswa SMK YPIA Cimanggu Belajar Sablon DTF Bermodal Setrika Rumahan
CIMANGGU, 21 Februari 2025 – Keterbatasan alat produksi bukanlah penghalang untuk berkarya dan memulai usaha. Semangat inilah yang ditanamkan dalam Workshop Sablon Kaos DTF (Direct to Film) yang digelar di SMK YPIA Cimanggu, Jumat (21/2/2025).
Dipandu oleh instruktur Murni Nurul Laeni, para siswa diajarkan menyiasati proses produksi sablon digital modern dengan cara yang sederhana, hemat biaya, namun tetap menghasilkan produk layak jual.
Alur Produksi Cerdas: Desain Sendiri, Cetak Online
Berbeda dengan industri besar yang memiliki mesin cetak mahal, dalam workshop ini siswa diajarkan alur kerja (workflow) yang efisien bagi pemula. Proses dimulai dengan siswa membuat desain kreatif di komputer sekolah.

Alih-alih mencetak sendiri yang membutuhkan mesin printer DTF berharga puluhan juta, siswa diajarkan cara mempersiapkan file desain untuk dikirim dan dicetak melalui jasa vendor cetak DTF online. Langkah ini mengajarkan siswa tentang manajemen produksi, di mana mereka cukup fokus pada desain dan pemasaran tanpa harus memikirkan investasi mesin yang mahal di awal.
Finishing Menggunakan Setrika
Puncak keseruan terjadi pada sesi aplikasi sablon. Setelah film DTF hasil pesanan online tersedia, proses pemindahan gambar (transfer) ke media kaos tidak dilakukan menggunakan mesin heat press industri, melainkan memanfaatkan alat rumah tangga sederhana: Setrika.
Murni Nurul Laeni membimbing langsung teknik menyetrika yang benar agar hasil sablon menempel sempurna.
“Banyak yang mengira bisnis sablon itu mahal. Padahal dengan memesan film secara online dan finishing pakai setrika saja, siswa sudah bisa jualan kaos custom. Kuncinya ada di teknik penekanan dan pengaturan panas setrika agar sablon awet dan tidak mengelupas,” jelas Murni saat mendampingi siswa.
Dorong Jiwa Wirausaha Mandiri
Kegiatan ini membuka wawasan siswa bahwa peluang wirausaha clothing sangat terbuka lebar meski dengan modal minim. Dengan metode ini, siswa SMK YPIA Cimanggu kini memiliki kemampuan untuk menerima pesanan kaos satuan (custom) tanpa perlu modal besar.
“Sangat bermanfaat. Ternyata pakai setrika pun hasilnya bisa bagus asalkan tahu caranya. Jadi kepikiran buat buka jasa sablon kecil-kecilan di rumah,” ungkap salah satu siswa peserta workshop dengan antusias.

Tag:sablon setrika, sablonDTF



